Fakta Terungkap
Fakta Terungkap: AS Akui Pelanggaran HAM Israel di Gaza
Sebuah laporan rahasia dari Kantor Inspektur Jenderal Departemen Luar Negeri Amerika Serikat mengungkap bahwa militer Israel diduga melakukan “ratusan kali” pelanggaran hak asasi manusia (HAM) di Jalur Gaza. ANTARA News+2Media Indonesia+2 Temuan ini merupakan pengakuan langka dari pihak AS mengenai skala pelanggaran yang mungkin termasuk dalam cakupan Undang-Undang Leahy, yang melarang bantuan militer kepada unit militer asing yang terlibat pelanggaran berat. Media Indonesia+2moeslimchoice.com+2
Meski laporan tersebut menunjukkan potensi pelanggaran dalam jumlah besar, proses peninjauan internal AS diperkirakan akan memakan waktu “bertahun-tahun” untuk meneliti setiap insiden. SinPo.id+1 Salah satu poin kritis adalah bahwa meskipun ada indikasi pelanggaran, hingga kini belum ada tindakan penangguhan bantuan militer AS kepada unit-unit Israel yang disebutkan dalam laporan. ANTARA News+2Media Indonesia+2
Pengakuan dari AS ini mendapat sorotan keras dari komunitas internasional dan organisasi hak asasi manusia. Mereka menilai bahwa laporan tersebut menambah beban kritikan terhadap kebijakan luar negeri AS, terutama terkait dukungan militer yang berkelanjutan kepada Israel meski ada tuduhan pelanggaran HAM. Sementara itu, beberapa pihak menekankan pentingnya akuntabilitas dan transparansi agar pelanggaran yang teridentifikasi tidak tetap diabaikan.
Tuntutan agar keadilan ditegakkan semakin menguat, seiring harapan agar laporan ini menjadi momentum untuk perubahan. Masyarakat juga diingatkan untuk terus menyuarakan solidaritas terhadap rakyat Palestina yang selama ini berada di tengah konflik berkepanjangan. Semoga kebenaran terus terbuka, dan upaya penegakan HAM benar-benar membawa keadilan.